Siapa bilang Bahasa Arab itu sulit? Enam siswa MA Andalusia Kebasen siap buktikan taringnya di tingkat Provinsi Jawa Tengah!

Enam siswa terbaik Madrasah Aliyah (MA) Andalusia Kebasen resmi melangkah ke ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan diselenggarakan di Magelang pada 29 Agustus 2026. Keberhasilan para siswa menembus panggung provinsi ini merupakan buah dari seleksi ketat, pembinaan intensif, serta dukungan penuh dari madrasah, yayasan, dan pesantren.

Kepala MA Andalusia Kebasen, Hanif Fauzi, S.Ag., M.Pd.I, memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap persiapan para peserta. Beliau menegaskan bahwa keikutsertaan dalam OBA bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun kecintaan siswa terhadap Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an dan khazanah keilmuan Islam.

Menurut Hanif Fauzi, keberhasilan enam siswa tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan akademik yang dilakukan secara terarah, disiplin, dan berkelanjutan mampu melahirkan siswa-siswa yang kompetitif di tingkat regional maupun nasional. Pihak madrasah juga terus memberikan dukungan, baik dalam penyediaan fasilitas, pendampingan, maupun penguatan mental dan motivasi peserta.

Dukungan tersebut semakin kuat dari Pengasuh PP At Taujieh Al Islamy 2, KH. Zuhul Anam Hisyam, yang senantiasa memberikan doa, motivasi, dan penguatan nilai-nilai kepesantrenan kepada para siswa. Beliau mendorong agar kemampuan Bahasa Arab tidak hanya dipandang sebagai kompetensi akademik dan perlombaan, tetapi juga sebagai bagian penting dari upaya memahami sumber-sumber ajaran Islam.

Sebelum berlaga di Magelang, keenam delegasi ini telah lebih dulu membuktikan kualitasnya dengan meraih prestasi gemilang pada ajang OBA tingkat Kabupaten 2026. Para siswa berbakat tersebut meliputi:

  • Ahamd Zulfan Al Aufa (Juara I Tingkat Kabupaten Banyumas)
  • Ibnu Rosyad Abdillah (Juara 2 Tingkat Kabupaten Banyumas)
  • Aqtada Muhammad Rozunal Mumtaz (Juara 3 Tingkat Kabupaten Banyumas)
  • Faisal Rayyan Irkham (Harapan I Tingkat Kabupaten Banyumas)
  • Ahmad Rifqi Mubarok (Harapan II Tingkat Kabupaten Banyumas)
  • Muhamad Reziq Ma’arif (Harapan V Tingkat Kabupaten Banyumas)

Di bawah didikan Pak Luthfi Faozan, Lc. dan Ali Nur Fahmi, S.Pd., proses pematangan materi dipersiapkan secara komprehensif selama kurang lebih satu bulan. Materi yang diujikan meliputi penguasaan gramatikal mendalam (nahwu sharaf), kemampuan kebahasaan, hingga pemahaman kontekstual yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta. Puncak persiapan bahkan diisi dengan karantina total selama sepekan penuh sebelum hari perlombaan guna mengoptimalkan fokus serta mental bertanding para siswa.

Berbagai langkah antisipatif juga diterapkan dalam aspek teknis dan operasional. Mengingat kompetisi berbasis jaringan internet, tim pembimbing menyiapkan koneksi secara mandiri untuk menghindari potensi kendala dari panitia. Seluruh kontingen juga sengaja diberangkatkan dan tiba di lokasi lomba pada H-1 agar para siswa memiliki waktu istirahat yang cukup, beradaptasi dengan lingkungan, serta berada dalam kondisi fisik dan mental yang fresh demi menjaga konsentrasi berpikir.

Menjelang detik-detik dimulainya kompetisi, tim pelatih menanamkan motivasi utama agar para siswa senantiasa meluruskan niat bahwa ikhtiar ini merupakan bentuk ibadah dan syiar dalam mendalami ilmu agama. Para peserta diingatkan untuk fokus mengeluarkan kemampuan terbaik, menjaga ketenangan diri, serta menyerahkan hasil akhir kepada Allah SWT setelah melalui proses latihan yang panjang.

Melalui ikhtiar dan persiapan yang matang ini, para pembimbing menyampaikan harapan besar agar kontingen MA Andalusia Kebasen dapat terus mempertahankan tradisi juara umum di Jawa Tengah selama tiga tahun berturut-turut. Capaian tersebut tentunya juga disokong oleh doa serta dukungan penuh yang senantiasa diberikan oleh pihak madrasah dan yayasan.(humas)

Bagikan:

Related Post

Tinggalkan komentar